Kumpulan Artikel-Artikel Islami Untuk Kebaikan

Matinya Hati



Bismillahirrahmanirrahiim

Muhammad in Wasi’ yang bergelar Zainul-Qur’an dan berkata tentang matinya hati, “Dosa demi dosa membuat hati seseorang menjadi mati.”

Oleh karena itu, ketika seseorang berkata kepada Said Ibnul Musayyab bahwa Abdul malik bin Marwan berkata, “Saat ini, aku tak lagi merasakan kebahagiaan karena kebajikan yang aku lakukan.Aku juga tidak merasakan kegelisahan karena dosa yang aku perbuat.”
Maka Said Ibnul Musayyab berkata, “ saat itulah hatinya telah mati.”

Contoh diatas bukanlah satu-satunya pertanda matinya hati, melainkan masih banyak indikasi lainnya, seperti yang tertera di bawah ini.

1. Merasa senang dengan perbuatan dosa dan berusaha menampakkannya.

2. Keinginan yang membara untuk berkumpul dengan orang-orang yang selalu berbuat maksiat.

3. Merasa tertekan ketika melihat orang-orang yang taat.

4. Senantiasa berbuat dosa dan tidak segera bertaubat.

5. Tidak lagi merasa sedih dengan hilangnya perbuatan taat.

6. Tidak lagi menolak kemungkaran, baik itu dengan tangan, lisan, maupun hatinya.


Wahai Saudaraku, aku senantiasa mengingatkanmu dan aku katakan :

Ingatlah selalu hatimu dari tidur pulasmu

Karena orang yang mendapat taufik adalah yang senantiasa waspada

Jika aku tidak sadar akan nasihat yang akan diberikan kepadaku

Maka jadikanlah dirimu sadar akan nasihat itu.

Ibnul Jauzi mengingatkan, “Jangan kamu remehkan dosa walaupun ringan.Karena rumput yang lemah jika dianyam bisa menjadi tali yang kuat, hingga mampu mencekik onta yang gemuk.”

Semoga yang sedikit ini bermanfaat.Marilah kita untuk senantiasa Mengajak Dan Menebar Kebaikan bagi para sesama.

Kami beristighfar kepada Allah.Semoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala melimpahkan shalawat,salam dan keberkahan kepada Nabi kita Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam, keluarga dan para shahabatnya serta seluruh pengikut beliau.

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu alla ilaa hailla anta astaghfiruka wa atubu ilaika...

Wassalam...

Sumber : Alangkah Buruknya Dosa; DR. Khalid Abu Syadi

0 Komentar untuk "Matinya Hati"

Back To Top