Kumpulan Artikel-Artikel Islami Untuk Kebaikan

BUAH HATI KITA



Bismillahirrahmanirrahiim

" Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia,tetapi amalan-amalan yang kekal dan shaleh adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan ". 
( QS. Al Kahfi : 46 ).

Kehadiran seorang anak dalam sebuah keluarga ataupun sebuah rumah tangga adalah merupakan salah satu dari sekian perhiasan dalm kehidupan kita di dunia yang fana ini.Namun nikmat keberadaaan anak ini juga merupakan sebuah ujian yang bisa menjerumuskan seorang hamba di dalam suatu kebinasaan.

Untuk itu,sebagai orang tua kita mempunyai kewajiban mendidik anak dengan pendidikan yang bersumber dari petunjuk Allah SWT dan Rosululloh SAW sebagaimana firman Allah : " Hai orang-orang beriman,peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu ".
( QS. At Tahriim : 6 ).

Sehubungan dengan ayat di atas,Allah SWT memerintahkan kita untuk melaksanakan perintah Allah dan menjauhi laranganNya serta bertaubat dari perbuatan yang membuat Allah murka kepada kita semua.Dan juga termasuk dalam hal memelihara isteri dan anak-anak ( dari api neraka ) adalah dengan cara mendidik dan mengajarkan kepada mereka syariat Islam serta memaksa mereka untuk melaksanakan perintah Allah SWT.

Syaikh Muhammad bin Shaleh al-'Utsaimin berkata : " Yang menentukan ( keberhasilan ) pembinaan anak,susah atau mudahnya merupakan kemudahan ( taufik ) dari Allah SWT dan jika seorang hamba bertakwa kepada Allah,serta ( berusaha ) menempuh metoda ( pembinaan ) yang sesuai dengan syariat Islam,maka Allah akan memudahkan urusannya ( dalam mendidik anaknya ).

Cinta serta kasih sayang sejati orang tua kepada anaknya tidaklah diwujudkan dengan hanya memenuhi dan mencukupi kebutuhan duniawi dan fasilitas hidup mereka dengan berbagai macam materi.Justru yang lebih penting dari semua itu adalah pemenuhan kebutuhan ruhani mereka terhadap pengajaran dan bimbingan agama yang bersumber dari Al-Quran dan Sunnah Rasululloh Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam.

Inilah bukti cinta kasih dan kasih sayang yang sebenarnya karena diwujudkan dengan sesuatu yang bermanfaat dan kekal di dunia dan akherat kelak.Kita sebagai orang tua pasti tidak menginginkan bahwa di dalam kehidupan dunia ini,anak-anak kita hidup serba kecukupan dan bergelimangan harta akan tetapi lupa untuk beribadah dan bersyukur kepada " Pemilik dan Sumber Pemberi Kenikmatan " itu yang pada akhirnya akan mengalami kesengsaraan di akherat kelak. ( Kita berlindung kepada Allah dari semuanya itu amin..aminn ).

Barangsiapa tidak mendidik anaknya ( dengan pendidikan ) yang bermanfaat baginya dan membiarkannya tanpa bimbingan,maka sungguh dia telah melakukan keburukan yang besar kepada anaknya tersebut.Mayoritas kerusakan moral pada anak-anak timbulnya justru karena kesalahan orang tua sendiri dengan tidak memberikan pengarahan terhadap mereka dan tidak mengajarkan kepada mereka kewajiban-kewajiban serta ajaran-ajaran dalam agama.Sehingga karena mereka tidak memperhatikan pendidikan anak-anak,maka anak-anak tersebut tidak bisa melakukan kebaikan terhadap diri mereka sendiri dan akhirnya merekapun tidak bisa melakukan kebaikan untuk orang orang tua mereka ketika mereka telah lanjut usia.

Ada seorang ayah yang mencela anak yang durhaka kepadanya,maka anak tersebut menjawab : " Wahai ayahku,sesungguhnya engkau telah berbuat durhaka kepada kepadaku ( tidak mendidikku ) sewaktu aku kecil,maka akupun mendurhakaimu setelah engkau tua.Karena engkau menyia-nyiakanku di waktu kecil maka akupun menyia-nyiakanmu di waktu engkau telah tua " ( Kita berlindung kepada Allah dari keadaan seperti itu aamiin Yaa Allah... )

Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani berkata : " ( Semua pahala ) amal kebaikan yang dilakukan oleh anak shaleh,juga akan diperuntukkan kepada kedua orang tuanya,tanpa mengurangi sedikitpun dari pahala anak tersebut.Karena anak adalah bagian dari usaha dan upaya kedua orang tuanya.

Imam Ibnu Qayyim al-Jauzi berkata : " Sesungguhnya Allah pada hari kiamat nanti akan meminta pertanggunjawaban dari orang tua tentang anaknya sebelum meminta pertanggungjawaban dari anak tentang orang tuanya.Karena sebagaimana orang tua memiiki hak yang harus dipenuhi anaknya,demikian pula anaknya mempunyai hak yang harus dipenuhi orang tuanya.

Semoga yang sedikit ini akan dapat menjadikan motivasi bagi kita para orang tua untuk lebih bisa lebih dalam lagi memperhatikan pendidikan anak-anak kita,terutama adalah pendidikan agama mereka.Karena pada gilirannya semuanya itu manfaatnya untuk kebaikan dari diri kita sendiri baik di dunia ini ataupun di akherat kelak.

Ya Allah,mudahkanlah aku dalam berusaha memudahkan setiap kesukaran, karena memudahkan setiap yang sukar merupakan suatu kemudahan bagiMu.Aku memohon kemudahan dan keselamatan di dunia dan akherat.
Ya Allah Ya Tuhanku.Aku memohon kepadaMu jalan-jalan yang memastikan beroleh rahmatMu, kepastian untuk mendapatkan pengampunanMu,selamat dari setiap dosa,meraih semua kebaikan,selamat di akherat dengan mendapatkan surga dan selamat dari siksa neraka.
Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan sholat.Ya Tuhan kami perkenankan doaku.Ya Tuhanku berilah ampunan kepadaku,kepada ibu bapakku dan kepada orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab ( hari kiamat ).
Ya Rabb kami,anugerahkanlah kepada kami isteri-isteri dan keturunan kami sebagai penyejuk ( pandangan ) mata ( kami ), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.

Semoga yang sedikit ini bisa bermanfaat.  Marilah kita untuk senantiasa Mengajak Dan Menebar Kebaikan kepada sesama.

Kami beristighfar kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala.Semoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala melimpahkan shalawat,salam dan keberkahan kepada Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam, keluarga dan para shahabatnya serta seluruh pengikut beliau.

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu alla ilaa hailla anta astaghfiruka wa atubu ilaika...

Wassalam...
0 Komentar untuk "BUAH HATI KITA"

Back To Top