Senin, 01 November 2010

AKHLAK MULIA Menjadi Pribadi penuh Arti

AKHLAK MULIA Menjadi Pribadi penuh Arti.
Bismillahirrahmanirrahiim

Ibn 'Umar r.a menceritakan bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam bersabda : "Sesungguhnya amalan paling berat yang diletakkan di dalam timbangan di hari kiamat adalah berakhlak baik.Karena, sesungguhnya Allah Subhanahu Wa Ta 'Ala sangat membenci orang yang suka berbuat keji."
( HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi ).

Diriwayatkan bahwa ketika 'Umar ibn Al-Khaththab r.a datang ke Syam, ia dan pengawalnya bergantian naik unta.Jika 'Umar naik, maka pengawalnya memegang tali kekang unta itu.Ia berjalan sekitar 8 km.Lalu 'Umar turun, dan giliran pengawalnya naik di atas unta.Maka, 'Umar memegang tali kekang unta tersebut dan berjalan sepanjang 8 km.Tiba-tiba di tengah jalan, 'Umar melihat air,maka 'Umar pun mulai meneguk air itu sambil memegang tali kekang unta.

Akhlak Mulia,Akhlaq Yang Baik

Tiba-tiba Sa'id ibn Syaddad muncul.Ia adalah penguasa Syam saat itu.Ia berkata : " Wahai Amirul Mukminin, apa yang kau lakukan? tidak baik bagimu, jika rakyat melihatmu dalam keadaan ini ".'Umar menjawab : " Dengan Islam, aku tidak akan memedulikan ocehan orang lain."

Ada pendapat yang mengatakan bahwa akhlak yang baik adalah kemuliaan seorang hamba yang paling utama.Dengan akhlak yang baik, dapat diketahui kejernihan hati seseorang.Setiap manusia diciptakan dalam bentuk tubuh yang berbeda-beda dan ia terkenal dengan akhlaknya yang baik

Ada pendapat yang menafsirkan tentang firman Allah : " Dan menyempurnakan untukmu nikmatNya lahir dan batin ".
( QS. Luqman (31) : 20 ).

Nikmat lahir adalah tubuh yang sempurna dan nikmat batin adalah akhlak yang mulia.

Al-Hasan Al-Bashri berkomentar mengenai firman Allah : " Dan pakaianmu bersihkanlah ".
( QS. Al-Mudatstsir (74) : 4 ) adalah perbaikilah akhlakmu.

Dzu Al-Nun Al-Mishri berkomentar mengenai firman Allah : "Tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur ". ( QS. Al-Baqarah (2) : 243 )

Kebanyakan manusia berakhlak buruk.
Ada pendapat yang menyatakan bahwa akhlak yang buruk akan membuat seseorang tidak bisa berlapang dada, karena ia tidak dapat menerima masukan dari orang lain.Ibnu 'Abbas r.a berkata : "Sesungguhnya,  akhlak yang baik itu dapat meruntuhkan kesalahan-kesalahan, seperti halnya matahari melenturkan kulit.Dan, akhlak yang buruk / jelek dapat merusak amal, sebagaimana cuka dapat merusak madu ".

Semoga yang sedikit ini bermanfaat.Marilah kita untuk senantiasa Mengajak Dan Menebar Kebaikan bagi para sesama

Kami beristighfar kepada Allah.Semoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala melimpahkan shalawat,salam dan keberkahan kepada Nabi kita Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam,keluarga dan para shahabatnya serta seluruh pengikut beliau.

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu alla ilaa hailla anta astaghfiruka wa atubu ilaika...

Wassalam...

Artikel Terkait:

0 komentar:

Poskan Komentar